Baronda Maluku | Maluku Baronda

Informasi Wisata Khususnya di Provinsi Maluku dan Maluku Utara

Showing posts with label Maluku Tengah. Show all posts

Friday, January 15, 2016

Danau Tebing Makariki “Hidden Paradise” di Pulau Seram

1 comment :
Danau Tebing Makariki “Hidden Paradise” di Pulau Seram
Photo By : Fahrul Mahigan

Belum banyak orang tahu tentang destinasi wisata yang satu ini. Nama nya Danau Tebing Makariki atau Sungai Makariki, terletak di antara Desa Yaputih dan Desa Hatu, Kecamatan Tehoru, Maluku Tengah.
Tempat seindah ini sepertinya hanya untuk kalian petualang yang tangguh, karena untuk mencapai lokasi nya kalian harus menempuh jarak sekitar 3 km dengan berbagai medan yang terjal. Waktu tempuh sekitar 2 jam perjalanan.

Danau Tebing Makariki “Hidden Paradise” di Pulau Seram
Photo By : Fahrul Mahigan
Warna air nya sebening lautan mengharu biru, tebing - tebing menambah pesona keindahan tempat ini. Jika kalian yang ingin berkunjung ke sini sebaiknya membawa balsem, soal nya suhu di sini mencapai 0,2° celcius.
Rute perjalanan nya yaitu kalau kalian dari Liang - Waipirit ambil jalur ke Selatan lewat Masohi - Tamilouw - Tehoru - Hatu Kalau sampai di Hatu bisa sekalian lihat Air Ninivala dijamin gak bakal manyasal.

Air Ninivala (Air Jodoh ) - Kecamatan Tehoru - Maluku Tengah

No comments :
Air Ninivala (Air Jodoh ) - Kecamatan Tehoru - Maluku Tengah
Photo : Fahrul Mahigan II
Danau Ninifala terletak di desa Piliana, Kecamatan Tehoru, Kabupaten Seram Bagian Timur, Provinsi Maluku. Danau Ninifala, yang terbentuk secara alami ini dipercaya sebagai Air Jodoh menurut masyarakat setempat yang di simbolkan melalui dua buah pohon yang hidup di dalam genangan air terus-menerus di tengah-tengah danau.

Danau Ninifala merupakan salah satu danau nan elok di bawah kaki gunung manusela, airnya yang berwarna kebiruan semakin memberikan sentuhan natural bagi danau ini selain itu danau tersebut juga terdapat semacam penguapan di atas permukaan air sehingga menambah kesan eksotis pada danau tersebut sehingga tak heran jika para wisatawan juga sering menamainya dengan sebutan danau di atas awan.

Air Ninivala (Air Jodoh ) - Kecamatan Tehoru - Maluku Tengah

Untuk mencapai Piliana hanya bisa dilalui dengan jalan darat dan laut. Dari Ambon, ibu kota Maluku, harus menuju ke Masohi, ibu kota Kabupaten Seran Selatan(Tehoru-Telutih) menggunakan kapal cepat sekitar tiga jam. Perjalanan dilanjutkan ke Tehoru dengan mobil selama tiga jam. Lalu dari Tehoru menyeberang ke Desa Yaputih atau Desa Hatuh di Teluk Telutih menggunakan perahu ketinting.

Mencapai Desa Piliana bisa melalui Desa Yaputih melewati jalur setapak dari Desa Yaputih dengan lama perjalanan 3 jam dengan berjalan normal dan sesekali istirahat untuk melepas lelah. Untuk mencapai desa kelian harus menyeberangi sungai yang cukup lebar dan akan meluap airnya bila terjadi hujan besar sehingga akses jalan tidak bisa dilewati. Beruntung apabila  tidak sedang menghadapi hujan sehingga aman dan lancar dalam menyeberangi sungai.

Air Ninivala (Air Jodoh ) - Kecamatan Tehoru - Maluku Tengah

Desa Piliana memiliki ketinggian 1.280 meter (dpl) yang diidentikan sebagai “Desa di Atas Awan”. Pesona alamnya sangat menarik. Letaknya yang cukup tinggi menyebabkan hampir setiap hari kawasan ini disapu awan-awan tebal. Mungkin karena letaknya, Piliana juga disebut sebagai Pilianika yang dalam bahasa setempat berarti 'terang'.
Setelah sampai di desa Piliana maka anda harus minta izin terlebih dahulu pada tokoh masyarakat setempat apabila anda ingin mengunjugi air ninivala, utuk menujuh Danau Ninivala dapat ditempuh dengan berjalan kaki kurang dari setengah jam dari pemukiman desa Piliana. 

Untuk mencapai lokasi ini, kita melewati jalur setapak yang diapit semak-semak dan beberapa sungai yang arusnya cukup  deras. Saat tiba di lokasi, terlihat pemandangan yang sangat menakjubkan. Jalur yang dikelilingi semak ternyata dapat mengantarkan ke danau kecil yang memiliki keindahan yang sangat luar biasa. Air danau terlihat sangat jernih dan masih alami, terlihat tidak ada sampah di sekitar danau. Di pinggir atas danau telah dibangun beberapa walang-walang atau Saung yang dapat digunakan untuk beristrahat dan menikmati pemandangan indahnya Danau Ninivala. Saung tersebut dibuat oleh warga Piliana secara mandiri.

Telaga/Danau yang terletak di Desa Piliana Kecamatan Tehoru Kabupaten Maluku Tengah ini, belum banyak di ekspos oleh masyarakat di luar Kecamatan Tehoru. Tentunya sentuhan perhatian dari pemerintah baik pusat maupun daerah di harapkan mampu menjadikan wilayah Telaga Ninifala sebagai objek pariwisata baru di Maluku Tengah.

Sunday, February 22, 2015

Mesjid Wapauwe - Desa Kaitetu

1 comment :
Mesjid Wapauwe - Desa Kaitetu
source:google.com
Mesjid Wapauwe merupakan salah satu dari sekian banyak mesjid tua yang berada di Indonesia. Mesjid ini terletak di Desa Kaitetu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Mesjid ini dibangun pada tahun 1414 Masehi, yang pada awalnya di beri nama Wawane karena di bangun di Lerang Gunung Wawane oleh Pernada Jamilu, yang merupakan keturanan Kesultanan Islam Jailolo.

Mesjid Wapauwe di bangun dengan bentuk yang sangat sederhana, alih - alih dari kayu atau semen, konstruksi bangunan mesjid ini dibangun dari pelepah sagu kering ( gaba-gaba, dalam bahasa Maluku). Bangunan induknya hanya berukuran 10x10 meter, dan bangunan tambahannya berupa serambi yang berukuran 6,35x4,75 meter. Uniknya lagi, konstruksi dari bangunan induk dirancang tanpa menggunkan paku atau pasak.

Mesjid ini sempat mengalami beberapa kali pemindahan yang pada awalnya berada di Desa Wawane yang terletak di Lerang Gunung Wawane, berpindah ke Desa Tehala yang kemudian berpindah lagi ke Desa Kaitetu. Bahkan menurut warga setempat mesjid ini berpindah dengan sendirinya.

Mesjid Wapauwe - Desa Kaitetu
source:google.com
Meski telah dibangun mesjid baru di Desa Kaitetu, namun hingga saat ini mesjid Wapauwe masih di gunakan untuk melakukan shalat Jumat dan Shalat lima waktu. Di dalam mesjid ini terdapat sebuah bedug dan Al-Quran tua yang telah berumur ratusan tahun dimana kertasnya mulai termakan usia.

Mesjid Wapauwe terletak di wilayah yang selama ini dikenal sebagai tempat peninggalan-peninggalan sejarah yang bernilai sangat penting. Untuk berkunjung ke mesjid ini Anda bisa menggunakan transportasi umum atau kendaraan pribadi. Jaraknya sekitar 22 kilo meter dari pusat Kota Ambon.#AyoKeMaluku


referensi
http://melayuonline.com/
http://travel.detik.com/

Wednesday, October 08, 2014

Gereja Tua Imanuel - Desa Hila

No comments :
Gereja Tua Imanuel - Desa Hila

Gereja Tua Imanuel merupakan salah satu dari sekian banyak bukti peniggalan sejarah yang berada di Maluku. Gereja ini terletak di Desa Hila, Kecamatan Salahutu Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, yang berjarak sekitar 42km dari pusat kota Ambon. Gereja ini dibangun pada tahun 1659 dan merupakan bangunan gereja tertua di Provinsi Maluku.

Bangunan bersejarah ini terlihat sangat sederhana, dindingnya terbuat dari kayu yang di cat putih dengan atap rumbia dan sebuah tiang lonceng yang menghiasi halamannya. Desain dalam gedungnya pun sangat sederhana dengan sebuah mimbar yang menghadap 2 barisan kursi yang berjajar ke belakang dan sebuah ruangan kecil bagi pendeta. Gereja ini sempat mengalami kerusakan akibat perang saudara yang terjadi di Provinsi Maluku pada tahun 1999. Dan setelah angin perdamaian mulai tertiup di Maluku, gereja ini kembali dibangun dengan arsitektur dan bentuk yang sama.

Gereja Tua Imanuel - Desa Hila

Untuk mengunjungi gereja ini Anda tidak dipungut biaya sepeserpun, namun Anda wajib mengisi buku tamu dan sebuah kotak persembahan sebagai bentuk soladaritas untuk membantu perawatan gereja ini. #AyoKeMaluku


referensi :
noerz-muakrim.blogspot.com
achendresthy-03-virgo.blogspot.com
travellermeds.blogspot.com

Thursday, August 07, 2014

Benteng Belgica - Wisata Sejarah Banda Naira

No comments :
Benteng Belgica - Banda Naira
source: https://www.flickr.com/photos/p3nnylan3
Benteng Belgica merupakan benteng yang menyimpan sejuta cerita awal kedatangan kaum VOC, yang seakan-akan mengajak Anda kembali ke abad ke 17 pada saat Anda berkunjung kesini. Benteng ini terletak di Pulau Neira, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Benteng ini berumur sekitar 400 tahunan, namun masih sangat terawat dengan baik. Tidak ada coret-coretan grafiti di dindingnya, seperti yang terjadi pada bangunan sejarah lainnya yang berada di Indonesia.

Jika dilihat dari luar, benteng yang dibangun pada tahun 1611 ini tampak seperti bangunan Pentagon di Washington DC, Amerika Serikat. Bahkan benteng ini diberi julukan sebagai The Pentagon Indonesia. Benteng ini juga merupakan bekas markas alun-alun VOC, maka desain arsitektur bangunannya berbentuk pentagonal. Yang menarik dari benteng ini, jika dilihat dari satu sisi akan terlihat hanya empat sisi, namun sebenarnya memiliki lima sisi seperti bintang persegi.

Benteng Belgica - Wisata Sejarah Banda Naira
source: flickr.com
Selain itu ciri khas lain dari benteng ini adalah terdapat beberapa benteng yang berada dalam gedungnya, seperti Benteng Bastion yang celah di dindingnya digunakan sebagai tempat meletakan meriam. Di benteng ini Anda tidak hanya melihat dinding-dinding raksasanya saja, namun Anda juga dapat melihat meriam VOC yang dipakai untuk melawan pemberontak, yaitu warga lokal maupun Kesultanan Maluku Utara pada saat itu.

Di tengah-tengah benteng ini terdapat sebuah ruang terbuka yang sangat luas untuk para tahanan. Di tengah ruang terbuka tersebut terdapat dua buah sumur rahasia yang berbentuk persegi, yang konon menghubungkan benteng dengan pelabuhan dan Benteng Nessau yang terletak di tepi pantai.

Benteng Belgica - Wisata Sejarah Banda Naira
source: flickr.com
Untuk menuju ke Benteng Belgica, dari Ambon menuju Pulau Banda menggunakan pesawat carteran atau Merpati Airlines yang beroperasi seminggu atau dua minggu sekali. Alternatif lain yaitu dengan menggunakan kapal laut KM.Tidar dari pelabuhan Yos Sudarso Ambon menuju ke Banda Naira, sekitar 7 jam perjalanan. Sesampainya di Banda Naira, Anda dapat menyewa angkutan umum seperti angkot, becak maupun ojek untuk mengantar Anda ke Benteng Belgica.#AyoKeMaluku


referensi

Wednesday, August 06, 2014

Benteng Amsterdam - Bukti Peninggalan VOC

No comments :
Benteng Amsterdam - Bukti Peningalan VOC
source: https://www.flickr.com/photos/p3nnylan3
Jika Anda baronda ke Maluku, jangan hanya menikmati keindahan pantai, pulau dan alamnya saja. Di Maluku juga terdapat bangunan-bangunan bersejarah yang wajib Anda kunjungi. Benteng Amsterdam merupakan salah satu dari sekian banyak bukti peninggalan sejarah yang berada di Maluku. Benteng ini terletak di perbatasan antara Negeri Hila dan Negeri Kaitetu, Kecamatan Salahutu Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, yang berjarak sekitar 42 km dari pusat kota Ambon.

Benteng Amsterdam - Bukti Peninggalan VOCBenteng ini menjadi saksi sejarah pertempuran antara pahlawan Indonesia melawan VOC. Benteng ini juga merupakan tempat berlindung VOC yang pada saat itu berada di Ambon. Benteng ini terletak ditepi pantai yang sangat tenang dan indah. Atapnya yang berwarna merah mencolok menjadi daya tarik tersendiri karena sangat kontras dan berlawanan dengan warna biru air laut yang ada disekitarnya. Hal inilah yang membuat benteng Amsterdam menjadi daya tarik bagi masyarakat.

Pada saat hari libur maupun hari biasa benteng ini selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara untuk sekedar melihat jejak peninggalan sejarah. Untuk menuju ke Benteng Amsterdam Anda bisa menggunakan angkutan umum, maupun kendaraan pribadi sekitar 1 jam perjalan.#AyoKeMaluku



referensi
rekomendasiwisata.com
wisatamelayu.com

Sunday, August 03, 2014

Taman Laut Manuala - Surga Diving Di Maluku

No comments :
Taman Laut Manuala - Surga Diving Di Maluku
source: rekomendasiwisata.com
Maluku masih menyimpan sejuta keindahan alam yang masih belum terjamah. Khususnya pulaunya, pantai, laut dan masih banyak lagi lainnya. Salah satu destinasi wisata bawah laut yang berada di Maluku yaitu Taman Laut Manuala. Pemandangan taman laut ini sangatlah mempesona dan eksostis, bahkan masih sangat alami dan belum terjamah oleh manusia.

Menurut para penyelam yang pernah kesini, mereka mengatakan bahwa taman laut ini terbaik setelah Bunaken. Taman laut ini bisa Anda nikmati di tiga pulau yaitu, Manuala Beach, Pulau Banda dan Pulau Tiga. Keindahan bawah lautnya tidak kalah indah dengan taman laut lainnya di Indonesia Timur. Di taman laut ini Anda akan menemukan keindahan bawah laut yang beragam mulai dari terumbu karang yang eksotik, aneka satwa yang hidup selaras bahkan berdampingan secara alami.

Taman Laut Manuala - Surga Diving Di Maluku
source: rekomendasiwisata.com
Dan jika Anda mengunjungi Taman Laut Manuala tolong dijaga ya jangan dirusakin, karena taman laut ini merupakan aset pariwisata di Maluku bahkan di Indonesia.#AyoKeMaluku


referensi
travelmatekamu.com
rekomendasiwisata.com

Friday, July 25, 2014

Kolam Waisalaka - Habitatnya Morea (Belut) Raksasa Di Waai

No comments :
Kolam Waesalaka - Habitatnya Morea (Belut) Raksasa Di Waai
source: flicker/eliku
Maluku tidak hanya memiliki keindahan pulau, pantai dan lautnya saja. Tetapi Maluku juga mempunyai destinasi wisata tradisional yang begitu mempesona, salah satunya yaitu wisata Kolam Waesalaka. Di Kolam ini hidup berbagai macam jenis ikan tawar yang dipelihara oleh penduduk setempat. Namun yang menarik dari kolam ini adalah terdapat ratusan ekor Belut Raksasa atau warga setempat menyebutnya Morea, yang sangat jinak dan dapat dikendalikan oleh pawangnya.

Morea (red belut) ini hidup dan bersembunyi di goa-goa yang berada disekitar kolam, dan akan keluar jika dipanggil oleh sang pawang. Ukuran hewan ini tak tanggung-tanggung ada yang berukuran 1 sampai 2 meter, bahkan ada yang sebesar batang paha orang dewasa. Menurut mitos yang beredar bahwa jika Anda memegang Morea (red belut) ini Anda akan mudah bertemu jodoh atau cepat nemuin jodoh.

Namun sampai saat ini belum ada yang tahu pasti kapan dan dari mana asal usul hewan ini sampai bisa berada di kolam Waai ini. Tetapi menurut cerita warga setempat bahwa ratusan tahun lalu tombak sakti yang dilemparkan dari gunung Salahutu menancap di lokasi ini, yang ketika dicabut keluar mata air dan sejak itulah hewan ini berada di kolam tersebut.

Untuk menuju tempat ini Anda harus menuju ke Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah yang berjarak sekitar 30 menit dari pusat kota Ambon. #AyoKeMaluku

referensi
mondeck.net
travelingsuport.blogspot.com

Thursday, July 10, 2014

Pulau Ay - Surga Bawah Laut di Kepulauan Banda

No comments :
Pulau Ay - Surga Bawah Laut di Kepulauan Banda
source: google.com
Pulau Ay merupakan sebuah pulau dan desa yang berada di Kecamatan Banda, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Pulau ini terletak 10 km disebelah barat pulau Banda. Pulau Ay merupakan salah satu dari enam pulau yang berpenghuni di kepulauan Banda.

Pada jaman Belanda, pulau ini digunakan sebagai tempat pembuangan musuh baik mereka yang melawan Belanda secara langsung maupun para pemberontak. Rata-rata musuh maupun pemberontak yang dibuang di pulau ini dijadikan budak diperkebunan pala. Yang unik dari pulau ini adalah tidak ada sumber air disini, namun perkebunan pala tumbuh subur sejak berabad lalu hingga sekarang. Anda juga dapat mengunjungi  sebuah pohon pala yang sudah berumur sekitar 200-an tahun.

Pulau Ay - Surga Bawah Laut di Kepulauan Banda
source: alanmn.wordpress.com
Menurut warga setempat dulu mereka mempunyai sebuah perigi, satu-satunya perigi di pulau ini, namun pada musim kemarau perigi tersebut kering. Maka pada saat masa penjajahan Belanda di abad ke-18, Belanda mewajibkan setiap rumah membuat bak penampungan air dengan ukuran besar sekitar 3m x 4m 1,5. Jadi jangan heran kalau kamar tidur penduduk pulau ini lebih kecil dibandingkan dengan bak mandi mereka. Bahkan ada juga yang beranggapan bahwa kekayaan sebuah keluarga ditentukan dari seberapa luas dan besar tempat penyimpanan air yang mereka miliki.

Pulau Ay juga merupakan salah satu surga snorkeling di Kepulauan Banda. Jadi bagi Anda, yang suka snorkeling, jangan sampai tidak mengunjungi pulau ini. Di pulau ini terdapat dua spot dive yaitu Ay Reef dan Shark Point. Kedua spot ini memiliki air yang sangat jernih, terumbu karang yang masih alami, berbagai macam jenis ikan dan bahkan Anda dapat menjumpai hiu di spot Shark Point.



Jadi kalau Anda berkunjung ke Kepulauan Banda, jangan lupa berkunjung ke Pulau Ay. #AyoKeMaluku



referensi
othervisions.wordpress.com
alanmn.wordpress.com

Pulau Geser - Pulau Terapung di Seram Timur

No comments :
Pulau Geser - Pulau Terapung di Seram Timur
source: google.com
Pulau ini bagi sebagian orang sudah tidaka asing lagi, karena sejak jaman dahulu pulau ini sudah menjadi pusat perdagangan rempah-rempah di Maluku. Namun ada juga yang belum tahu lebih tentang pulau yang menyimpan sejuta keindahan dan keunikan tersendiri. Secara administratif pulau ini berada di Kabupaten Seram Timur, Provinsi Maluku.

Pulau Geser didiami oleh dua suku dan budaya, yaitu suku Siritaun dan suku Erisiun. Kedua suku ini telah mendiami pulau ini selama tujuh abad, dan mereka hidup berdampingan. Walaupun begitu kedua suku ini memiliki wilayah kekuasaan sendiri-sendiri. Suku Siritaun menguasai lautan sedangkan suku Erisiun memiliki kekuasaan di darat. Kedau suku ini juga memakai satu bahasa yang sama yakni bahasa pakunu. Kedua suku ini dapat dibedakan dari lambang kekuasaan dan baju adat mereka.

Pulau Geser - Pulau Terapung di Seram Timur
source: google.com
Jika Anda berkunjung ke pulau ini, jangan lupa untuk mengunjungi Pulau Karang. Pulau ini berada satu kilo meter dibarat pulau geser. Warga setempat menyebut pulau ini sebagai " Bas Buru". Pulau Karang dikelilingi oleh terumbug karang yang sangat cantik. Pulau ini menjadi salah satu primadona wisata bahari di Pulau Geser. Anda dapat berenang, memancing bahkan santai sambil menikmati ikan bakar khas Maluku.

Selain itu di pulau Geser, juga terdapat pulau naga, diberi nama naga karena memang pulau ini bentuknya seperti naga. Jika Anda melihatnya dari dekat akan tampak empat buah taring naga setinggi 1 meter yang berada tepat dimulut naga. Pulau ini sangat cocok bagi Anda yang hobinya memancing karena letaknya yang strategis dan terdapat banyak jenis ikan.

Untuk menuju pulau Geser hanya bisa melalui jalur darat, karena belum terdapat bandara disini. Kalo masalah tempat tinggal Anda tidak perlu khawatir karena sudah terdapat penginapan dengan harga yang terjangkau. Namun terkadang ada juga warga yang mengajak para wisatawan untuk menginap dirumah mereka dengan gratis. Hanya saja terkadang para wisatawan sering ikut belanja bahan makanan sebagai ungkapan terimakasih. Dan itulah kebiaasan unik warga Pulau Geser. #AyoKeMaluku



referensi
mondeck.net


Monday, July 07, 2014

Pulau Molana - Surga Kecil Di Maluku

No comments :
Pulau Molana - Surga Kecil Di Maluku
source: google.com
Pulau Molana adalah sebuah pulau kecil manis dan elok yang berhamparan pasir putih dan mempunyai terumbu karang yang indah. Pulau ini terletak di Desa Haria, Kecamatan Saparua, Kabupaten Maluku Tengah. Pulau ini mempunyai objek wisata bahari yang menjadi primadona bagi para penyelam dan dapat bersaing dengan Raja Ampat bahkan Bunaken.

Bagi Anda para pecinta diving yang baronda ke Maluku, kami sarankan untuk mengunjungi pulau ini. Selain wisata bawah lautnya, Pulau ini juga mempunyai hamparan pasir putih yang halus, bahkan menurut warga setempat kehalusan pasir di pulau ini sehalus tepung. Keindahan alam di pulau ini masih sangatlah alami, pasirnya yang putih, langit yang biru serta air lautnya yang begitu jernih membuat Anda akan betah di pulau ini.

Ada keunikan tersendiri dari pasir di pulau ini, yaitu pada saat pergantian musim ombak, hamparan pasir di pulau ini akan berpindah dari satu sisi ke sisi lain pulau. Pada saat musim barat pasir akan berpindah ke sisi timur pulau ini, begitu pun sebaliknya jika pada musim timur.

Pulau Molana - Surga Kecil Di Maluku
source: google.com
Keindahan bawah laut pulau ini juga tidak kalah indah dengan pulau lainnya di Provinsi Maluku maupun Maluku Utara. Jika Anda menyelam di bawah lautnya, maka Anda bisa menemukan karang laut yang masih subur dan masih alamiah yang merupakan tempat bermain bagi ikan hias dan ikan karang. Obyek wisata di pulau ini masih alami dan belum mangalami perubahan. Hal ini dapat dilihat dari berbagai macam pohon rindang serta tanaman bakau yang menghiasi pulau Molana.

Untuk menuju pulau ini, Anda dapat menggunakan speedboat dari Kota Ambon menuju langsung ke Pulau Molana, atau dari Ambon menggunakan kapal cepat menuju ke Saparua, selanjutnya dengan menumpang speedboat menuju ke Pulau Molana. Di pulau ini juga sudah dibangun dua buah cottage dan sebuah restoran, jadi Anda tidak perlu khawatir soal makan dan tempat tinggal. #AyoKeMaluku


referensi
indonesiatimur.com
jurnalmaritim.com
mondeck.net

Saturday, July 05, 2014

Pulau Banda - Mutiara Dari Timur

No comments :
Pulau Banda - Mutiara Dari Timur
source: google.com
Pulau Banda merupakan salah satu pulau yang berada di Provinsi Maluku, terletak 132 km tenggara Ambon dan termasuk dalam Kabupaten Maluku Tengah. Pulau ini sejak abad pertama Masehi telah menjadi salah satu produsen tunggal rempah-rempah seperti pala dan fuli. Pulau ini hanya sekumpulan pulau kecil yang terdiri dari tiga buah pulau besar dan tujuh pulau yang lebih kecil.

Dua buah pulau besar yaitu Banda Besar dan Naira, yang ditumbuhi banyak sekali pohon pala. Pulau ketiga yaitu Gunung Api atau puncak api, merupakan gunung api yang aktif. Di sekitar perairan pulau ini Anda akan menemukan beberapa taman laut yang paling indah di Indonesia. Kemanapun Anda berkeliling di pulau ini, Anda akan menemukan pemandangan tropis yang menakjubkan, sejarah yang luar biasa, penduduk yang ramah, dan berbagai macam terumbu karang yang masih alami.

Pulau Banda - Mutiara Dari Timur
source: google.com


















Pulau Banda merupakan daerah terpencil namun sangat indah dan merupakan salah satu tujuan wisata di Maluku yang paling populer bagi para penyelam. Pada saat ini pulau Banda telah menarik perhatian para penyelam, pelaut dan kapal pesiar dari seluruh dunia untuk datang menyaksikan keindahan alamnya. Baik dilaut, maupun di atas laut, keindahan di pulau ini dapat disejajarkan dengan keindahan Raja Ampat di Papua.

Menyelam merupakan daya tarik utama di pulau ini, dikelilingi oleh air yang sebening kristal dan kehidupan laut yang eksotis, kepulaun Banda merupakan tempat yang cocok untuk Anda pecinta wisata bahari. Di perairanya Anda akan menemukan berbagai macam jenis ikan yang berwarna-warni serta biota laut yang unik yang akan membuat Anda terkagum-kagum.

Pulau Banda - Mutiara Dari Timur
source : google.com
Kepulauan Banda memiliki lebih dari 25 titik menyelam, yang membuat Anda betah berada di perairannya dan tidak akan bosan. Beberapa tempat yang paling populer adalah Batu Kapal, Karang Hatta, Pulau Keraka, Nusa Luat, dan Pulau Ay yang merupakan tempat yang sangat indah, namun Anda patut waspada terhadap permukaan lautnya yang kasar.

Banda Naira merupakan kota sepi yang menawan dengan pohon yang berjajar ditepi jalan. Di pulau ini Anda akan menemukan sisa-sisa reruntuhan dari masa kolonial seperti Benteng Belgica yang dibangun pada abad 17 dan masih banyak lagi. Anda juga dapat mengunjungi desa tradisional dan hutan pala yang berumur empat abad. Selain itu terdapat banyak tempat untuk Anda lihat dan jelajahi di pulau yang seolah terahasiakan ini.

Pulau Banda - Mutiara Dari Timur
source: google.com


















Untuk menuju pulau ini, dari Ambon menuju pulau Banda menggunakan pesawat carteran atau Merpati Airlines yang terbang ke Banda Naira. Penerbangan beroperasi seminggu sekali atau dua minggu sekali. Alternatif lain melewati jalur laut dengan menggunakan kapal PELNI, KM.Tidar dari pelabuhan Ambon ke pelabuhan Banda Naira.

Untuk masalah tempat tinggal Anda tidak perlu khawatir, di pulau ini sudah terdapat berbagai macam hotel dengan harga yang terjangkau. Berikut adalah daftar hotel yang berada di pulau Banda
  • Hotel Maulana merupakan hotel termewah di pulau ini, Putri Diana, Mick Jagger, Jacques Coesteau pernah pernah menginap dihotel ini dikamar nomor 40. Tersedia kamar mandi es-suite yang menghadap pabrik mutiara. tlp +62-911-21024
  • Mutiara Guesthouse memiliki kamar ber-AC dengan halaman yang luas. tlp +62 813 303 433 77
  • Wisma Westhouse tlp +62 819 450 901 10.  
Datang sendiri ke kepulauan Banda dan kunjungi rahasia yang tersimpan di Indonesia Timur.#AyoKeMaluku


referensi
indonesia.travel

Wednesday, July 02, 2014

Pulau Pombo - Surga Tak Berpenghuni Yang Eksotis

No comments :
Pulau Pombo - Surga Tak Berpenghuni Yang Eksotis
source: facebook/maluku-satu-darah
Pulau Pombo adalah salah satu pulau yang tidak berpenghuni yang terletak di Teluk Haruku, Provinsi Maluku. Secara geografis pulau ini berada diantara Pulau Ambon dan Pulau Haruku. Namun secara administratif seluruh kawasan pulau ini masuk ke dalam wilayah Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Pulau ini dikenal juga sebagai Pulau Merpati, karena menurut warga setempat kata 'pombo' barasal dari bahasa Portugis yang berarti 'Merpati'. Luas pulau ini sekitar 2 hingga 3 hektar. Anda dapat berjalan menglilingi pulau ini dengan berjalan kaki selama 1 jam dengan merasakan sensasi angin laut yang menerpa rambut Anda.

Apabila Anda seorang yang berjiwa petualang maka Anda dapat mencoba untuk berkemping di pulau ini untuk menikmati kesejatian hidup di alam bak terasing di pulau yang indah ini. Bagi Anda yang pecinta wisata bahari, pulau ini sangtlah cocok untuk Anda. Pulau ini menawarkan keindahan bawah laut yang tak kalah indah dengan pulau lainnya di Provinsi Maluku. Anda dapat menyaksikan keindahan biota laut yang beragam serta berbagai macam jenis ikan. Anda juga akan menemukan berbagai jenis batu karang dengan bentuk yang unik serta rumput laut yang bergoyang-goyang kesana kemari mengikuti arus laut.

Pulau Pombo - Surga Tak Berpenghuni Yang Eksotis
source: google.com
Kawasan pulau ini juga telah dijadikan tempat penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan budidaya bawah laut. Untuk menuju pulau ini Anda dari Ambon ke Tulehu atau Waai bisa juga ke Liang melalui jalur darat sekitar1 jam perjalanan. Selanjutnya menggunakan speedboat ke Pulau Pombo, atau dari Waai bisa juga dari Liang sekitar 20 menit.

Apabila Anda ingin berkemping di pulau ini sebaiknya Anda membawa semua perlengkapan mulai dari pakaian, perlatan snorkeling, peralatan menyelam, makanan dan minuman, hingga obat-obatan. Di pulau ini tidak terdapat homestay atau tempat tinggal, karena pulau ini tidak berpenghuni alias kosong. #AyoKeMaluku


referensi
indonesia.travel

Monday, June 23, 2014

Pulau Osi - Keindahan Alam yang Tersembunyi di Pulau Seram

No comments :
Pulau Osi - Keindahan Alam yang Tersembunyi di Pulau Seram
source: nationalgeographic.co.id
Maluku adalah provinsi yang menyimpan begitu banyak keindahan alam yang masih tersembunyi. Begitu tiba di provinsi ini Anda akan disuguhi oleh pemandangan alam yang indah. Banyaknya pulau yang ada di provinsi Maluku, membuat provinsi ini menjadi salah satu provinsi yang kaya akan wisata pesisir pantainya.

Pulau Osi merupakan salah satu destinasi wisata alam yang berada di pulau Seram, tempatnya di Seram bagian Barat, Kabupaten Maluku Tengah. Keindahan alam di pulau ini begitu indah dan menawan, membuat wisatawan menjadikan pulau ini sebagai tempat wisata favoit mereka. Pulau ini selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan pada saat waktu liburan.

Pulau Osi terdiri dari beberapa pulau yang luasnya cuman beberapa hektar dan tidak berpenghuni serta alamnya yang masih asri. Keindahan dari pulau ini tidak bisa diragukan lagi. Pulau ini dikelilingi oleh laut yang penuh dengan karang serta berbagai macam jenis ikan. Masyarakat di kawasan ini juga sangat ramah, jadi Anda akan merasa nyaman saat mengunjungi pulau ini.

Pemandangan pantai pulau ini juga sangat indah, air lautnya yang begitu jernih sehingga Anda bisa melihat ikan yang beragam jenis dan bintang laut yang menghiasi dasar lautnya dengan mata telanjang.

Pulau Osi - Keindahan Alam yang Tersembunyi di Pulau Seram
source: advimalayan.com
Bagian ujung kampung ini terdapat sebuah jembatan yang memanjang ke laut. Dari jembatan ini Anda bisa menyaksikan keindahan laut pulau Osi yang begitu indah. Selain itu Anda juga dapat menyaksikan para pemancing lokal yang sedang melakukan eksienya saat menarik ikan ke permukaan. #AyoKeMaluku


referensi
nuswantaranews.blogspot.com
advhimalayan.com




Saturday, June 21, 2014

Pantai Namalatu - Satu lagi Pantai Eksotis di Ambon Manise

No comments :
Pantai Namalatu - Satu lagi Pantai Eksotis di Ambon Manise
source: google.co.id
Ambon begitu banyak menyimpan keindahan tersembunyi yang sayang jika Anda lewatkan. Hal ini terlihat dari keberadaan Provinsi Maluku yang terdiri dari banyak pulau dengan keindahan laut dan daratnya. Setelah pantai Liang dan Pantai Natsepa yang sudah cukup terkenal, pantai Namalatu juga merupakan salah satu wisata bahari yang wajib Anda kunjungi.

Pantai Namalatu terletak di desa Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Provinsi Maluku. Pantai ini berjarak 15 km dari pusat kota Ambon. Di pantai ini terdapat batu karang yang berwarna kecoklatan dan ditemani oleh pohon kelapa yang berjejer di pinggir pantai yang melambai jika tertiup angin laut.

Di sini Anda bisa memancing, berenang, snorkeling maupun diving. Pantai ini juga menyajikan surga bawah laut yang bagitu indah. Di pantai ini juga terdapat terumbu karang dan berbagai macam jenis ikan dengan corak yang beragam dan berbagai jenis biota lautnya. Airnya yang begitu jernih, sangat cocok untuk Anda yang ingin memotret keindahan terumbu karangnya.

Pantai Namalatu - Satu lagi Pantai Eksotis di Ambon Manise
source: google.co.id
Bagi Anda ingin menginap, di pantai ini juga sudah disediakan home stay yang bisa Anda sewa dengan harga yang terjangkau. Jadi Anda tidak perlu khawatir soal tempat tinggal.

Untuk menuju pantai ini, Anda bisa menumpang angkutan umum yang beroperasi hingga jam 17:00 dengan tarif harga Rp.5.000;- untuk sekali jalan. Akomodasi lain Anda bisa juga menggunakan jasa angkutan ojek untuk ke pantai Namalatu dengan tarif harga yang lumayan mahal yaitu Rp.80.000;- untuk sekali jalan. 
Bagi Anda yang butuh jasa pemandu, kami rekomendasikan kawan kami Rudi Fofid, Anda dapat menghubunginya lewat email: rudifofid@gmail.com #AyoKeMaluku



referensi
mondeck.net
google.com

Wednesday, June 18, 2014

Indahnya Pantai Natsepa - Sambil Menikmati Rujaknya yang Legendaris

No comments :
Indahnya Pantai Natsepa - Sambil Menikmati Rujaknya yang Legendaris
source: yukpegi.com
Pantai Natsepa merupakan salah satu obyek wisata di kota Ambon, setelah pantai Hunimia atau pantai Liang. Pantai ini terletak di desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Ambon dan berjarak 18 km dari pusat kota Ambon.

Pantai ini merupakan salah satu primadona pantai yang berada di Maluku. Pantai ini menawarkan panorama pantai yang indah, laut biru yang tenang, dan pasir putih yang membentang membuatnya semakin mempesona.

Untuk menuju pantai Natsepa sangatlah mudah, cukup menggunakan kendaraan umum atau kendaraan pribadi dari kota Ambon menuju ke desa Suli. Dengan jarak tempuh sekitar 30 menit dari kota Ambon, membuatnya menjadi lokasi favorit penduduk kota Ambon.

Indahnya Pantai Natsepa - Sambil Menikmati Rujaknya yang Legendaris
source: wego.co.id
Selain memiliki keindahan pantai yang amat cantik, dipantai ini juga Anda akan menemukan sajian kuliner yang mungkin belum Anda jumpai di tempat wisata lainnya. Rujak Natsepa adalah salah satu kuliner yang sudah cukup lama terkenal dikalangan masyarakat kota Ambon. Sebenarnya rujak ini sama saja dengan rujak buah lainnya, namun kelebihan dari rujak ini terdapat pada penggunaan kacangnya. Dimana, kacangnya dibuat menggunakan kulitnya.

Bahkan cara pengulekan bumbu dari rujak ini dihaluskan hanya dengan enam kali ulekan saja. Bumbu rujak ini memang sengaja dibuat tidak terlalu halus, karena sensasi kacangnya menjadi nilai plus dalam menyantap rujak ini. Buah-buahan segar seperti kedondong, jambu, nanas, pepaya matang, menjadi pelengkap rujak ini. Harganya cukup murah yaitu Rp.8.000;-/porsi.

Indahnya Pantai Natsepa - Sambil Menikmati Rujaknya yang Legendaris
source: yukpegi.com
Orang Ambon bilang, belum ke Ambon jika belum berenang di Natsepa, artinya jika Anda berkunjung ke Ambon jangan sampai tidak berendam diri ke Natsepa. Harga tiket masuk sangatlah murah, yaitu Rp.1.000;- dan Rp.2.500;- untuk sekali parkir.

Pada sore hari, ketika air laut mulai pasang, Anda bisa menyewa perahu menyusuri sepanjang pantai untuk melihat para pekerja mengangkut tripleks menuju pabrik tripleks Batu Gong, yang letaknya persis di seberang pantai Natsepa. Harga untuk menyewa perahu tidak terlalu mahal yaitu Rp.20.000:-. Perahu ini bermuatan 15-20 orang, Anda juga bisa menyewa seorang pendayung yang cukup di bayar dengan sebungkus rokok atau uang seadaanya saja.

Di pantai Natsepa, Anda bisa bermain dengan ombak yang tidak terlalu besar, atau berjalan-jalan di tepi pantai sambli menunggu matahari terbenam. #AyoKeMaluku


referensi
wego.co.id
google.com

Menikmati eksotisnya - Pantai Liang di Ambon

No comments :
Menikmati eksotisnya - Pantai Liang di Ambon
source: google.com
Pantai Hunimia atau paling dikenal dengan sebutan Pantai Liang, pantai ini terletak di desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Keunikan dari pantai ini adalah pernah dinobatkan oleh UNDB dan PBB sebagai salah satu pantai terindah di Indonesia pada tahun 1990 dan selalu menjadi incaran para investor asing.

Pantai dengan sejuta pesona yang eksotis ini membuat berbagai wisatawan asing menjadikan wisata alam ini sebagai tujuan wisata mereka. Para turis asing tersebut kebanyakan datang dari benua Eropa, selain dari benua Eropa ada juga para turis yang datang dari Kanada dan Australia.

Lokasi pantai ini berada sekitar 40 km dari Bandar Udara Internasional Pattimura. Memasuki kawasan  pantai ini Anda akan ditawarkan oleh kemilau pasir putih yang memanjang sepanjang 1 km yang akan mengkilau jika terkena sinar matahari. Dipinggiran pantai terdapat pohon-pohon yang rindang, yang bisa Anda manfaatkan untuk berteduh sejenak sambil menikmati rujak khas Maluku. Dermaga adalah tempat yang cocok untuk menikmati terumbu karangnya. Jika Anda ingin lebih puas lagi, Diving adalah keputusan yang tepat untuk Anda. Memang fasilitas olahraga air di pantai ini tidak tersedia seperti di Bali atau Lombok. Namun, kecantikan alami di pantai ini tidak kalah dari pantai-pantai lainnya.

Menikmati eksotisnya Liang Beach di Ambon
source:google.co.id
Pantai ini selalu ramai pengunjung pada saat liburan, jika Anda tidak terlalu suka keramaian datanglah pada saat hari libur atau jam kerja. Waktu yang tepat jika Anda ingin berkunjung ke pantai ini pada saat laut teduh dan tidak berangin. Hindari berkunjung pada saat angin barat atau angin timur, karena pada saat itu laut berombak dan membuat pantai keruh. Jika Anda ingin berkunjung pilihlah bulan-bulan tenang seperti September-November atau April-Mei.

Tidak ada penginapan layak huni di areal wisata pantai ini. Namun, jika Anda bersikeras untuk menginap di pantai Liang, cukup sediakan tenda dan meminta ijin kepada penjaga setempat. Atau, Anda juga bisa mencoba untuk menyewa kamar penduduk disekitar pantai Liang. #AyoKeMaluku



referensi
nuswantaranews.blogspot.com
google.com

Sunday, June 15, 2014

Danau Rana - Objek Wisata di Pulau Buru

Danau RANA - Objek Wisata di Pulau Buru
sumber foto: mondeck.net
Danau Rana merupakan wisata alam danau terbesar di Provinsi Maluku yang terletak di pedalaman Pulau Buru. Pulau ini merupakan pulau terbesar kedua di Provinsi Maluku setelah Pulau Seram. Danau Rana terletak di Kecamatan Air Buaya sekitar 63 km dan berada pada ketinggian 73 km dari atas permukaan laut.

Danau ini oleh penduduk setempat dianggap sebagai danau suci. Air yang tenang dan jernih serta dipenuhi dengan teratai diatasnya melengkapi ketenangan danau ini. Anda dapat menikmati pemandangan sekitar Danau Rana dengan menggunakan perahu yang disewakan oleh penduduk sekitar. Harga yang dipatok oleh warga setempat untuk menyewa perahu sekitar Rp.100.000,- itu sudah termasuk dengan seorang pemandu, yang akan mengantar Anda mengelilingi Danau Rana.

Untuk menuju Danau Rana terdapat dua jalur, pertama melalui jalur darat dengan menggunakan mobil menuju desa Wamlana Kecamatan Air Buaya, yang bejarak sekitar 80 km dari Kota Namlea. Setelah sampai di desa Wamlana, Anda bisa menumpang mobil perusahaan kayu milik PT. Gema Hutan Lestari untuk menuju danau Rana. Dalam perjalanan sekitar 43 km Anda bisa menikmati pemandangan alam yang indah, beraneka jenis tumbuhan yang berada di hutan lindung, dan menikmati keindahan desa-desa di pesisir barat pulau Buru dari gunung. Anda juga bisa mampir sebentar di Cam Waldea di km 21 sebelum Anda melanjutkan perjalan menuju danau Rana di km 40. Dari sini petualangan Anda akan dimulai dengan berjalan kaki sepanjang 23 km menuju pusat danau Rana. Sepanjang perjalanan Anda akan melewati beberapa desa yang dihuni oleh masyarakat asli pulau Buru dan Anda akan disuguhi dengan tarian "sawat" sebagai ucapan selamat datang bagi tamu yang berkunjung.

Danau RANA - Objek Wisata di Pulau Buru

















Jalur kedua: yaitu jalur laut, dari kota Namlea menggunakan speedboat menuju Desa Tifu, Kecamatan Leksula sekitar 5 jam perjalanan. Setelah sampai di Desa Tifu, Anda bisa menggunakan truk menuju Desa Waelo yang berjarak sekitar 40 km. Dari sini Anda akan memulai petualangan Anda dengan menuju pusat danau Rana sekitar 6 jam dengan berjalan kaki. Sepanjang perjalanan Anda akan melewati perkampungan asli pulau Buru.

Selain berkeliling danau, Anda pun dapat mengunjungi perkampungan warga sekitar danau di Dusun Wamamboli, Kaktuan, Erdafa, Waimite, Wagrahi, dan Waireman.#AyoKeMaluku



referensi
burukab.co.id
google.com

Wednesday, June 11, 2014

Pantai Jikumerasa - Primadonya Pulau Buru

Pantai JIKUMERASA : Pesona Pulau Buru
sumber foto: beritadaerah.com
Pantai Jikumerasa menyuguhkan pesona alam pantai untuk Anda yang ingin melepaskan kepenatan dari aktifitas sehari-hari. Pantai ini terletak di Kecamatan Namlea, Kabupaten Buru dengan jarak tempuh hanya sekitar 10 km atau kira-kira 1jam perjalanan dari kota Namlea. Pantai ini adalah primadonanya Kabupaten Buru.

Pantai ini selalu penuh di hari libur, jikalau Anda menginginkan ketenangan maka datanglah pada hari kerja disitu seolah-olah pantai pribadi. Untuk masuk ke pantai ini tidak perlu bayar alias gratis. Di karenakan pantai ini masih dikelola sacara swadaya oleh masyarakat setempat.

Di pantai ini Anda bisa melihat pasir putih yang terbentang serta ombak tenang dengan langit biru yang tenang, membuat hati riang saat menikmatinya apa lagi kalau ditemani dengan rujak khas Maluku. Permukaan laut yang begitu jernih, membuat para pengunjung tidak hanya duduk di bibir pantai dan berfoto-foto.
Pantai JIKUMERASA : Pesona Pulau Buru
source. google.com
Bagi Anda yang ingin snorkeling bisa dilakukan di pantai ini, tapi sayangnya tidak ada tempat penyewaan alat snorkeling, jadi bagi Anda yang ingin snorkeling harus membawa peralatannya sendiri. Penduduk lokal yang disekitar pantai juga siap membantu Anda.

Jika Anda berkunjung ke pantai ini jangan pernah melewatkan saat-saat dimana matahari mulai tenggelam dibalik bukit yang mengitari pesisir pantai. Pemandangan ini seolah-olah menjadi magnet yang membuat Anda selalu teringat akan Jikumerasa. Pantai ini merupakan salah satu surga di Maluku, bagi Anda para pecinta wisata bahari.#AyoKeMaluku



referensi
deritadaerah.com
burukab.co.id

Monday, February 03, 2014

Kota Masohi - Keindahan yang Tersembunyi di Maluku Tengah

No comments :
Masohi Keindahan yang Tersembunyi di Maluku Tengah
source: google.co.id


















Masohi merupakan ibu kota dari Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Kota ini dibangun pada tahun 1957 yang diresmikan lewat peletakan batu pertama oleh presiden pertama RI Ir.Soekarno.

Banyak orang berpendapat bahwa kota ini merupakan kota mati, karena suasana di kota ini cukup sepi. Tidak ada kemacetan atau antrian kendaraan seperti di kota Ambon. Padahal sebenarnya kota ini adalah kota yang penduduknya cukup banyak. Masohi kehilangan banyak warganya setelah konflik kemanusiaan yang terjadi beberapa tahun silam memaksa begitu banyak penduduknya berpindah tempat ke daerah-daerah disekitar Maluku. Namun setelah berbenah diri, kota ini banyak dihuni oleh pendatang, mulai dari suku Bugis, suku Jawa dan suku Buton.

Di karenakan Kota ini begitu alami, banyak sekali pohon disekitar sudut kotanya, dan banyak hal menarik yang Anda bisa nikmati disini. Dari segi pariwisata, Masohi tidak kalah menarik dengan kota-kota lainya di Provinsi Maluku. Ada beberapa pantai yang sangat menarik dengan pemandangan alam yang begitu indah. Pantai Kuako, merupakan salah satu dari sekain banyak pantai yang bisa Anda kunjungi di kota ini. Pantai ini menyajikan pemandangan alam yang cukup eksotis, hampir setiap pekan pantai ini ramai dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun interlokal.

Masohi Keindahan yang Tersembunyi di Maluku Tengah
source: google.co.id


















Ada juga Bukit Kirai, dari bukit ini Anda dapat melihat seluruh penjuru kota Masohi, apalagi pada malam harinya. Pada saat senja pemandangan dari bukit ini sangatlah indah. Tidak jauh dari Bukit Kirai, Anda dapat melihat pahatan di tebing karang yang bertuliskan MASOHI sebagai ikon kota.

Ada satu tempat favorit lagi bagi anak-anak muda Masohi selain Bukit Kirai. Tempat itu yang oleh penduduk setempat menyebutnya dengan Pengeringan, lokasinya disebelah barat kota tepat di pesisir pantai kota Masohi. Tempat ini biasanya ramai pada sore hari, berbagai aktivitas dilakukan di tempat ini mulai dari bermain bola, memancing, berenang, hingga duduk-duduk saja sambil menuggu matahari terbenam (sunset).

Jika Anda suka dengan dunia bawah laut, Masohi merupakan destinasi tempat wisata yang patut Anda kunjungi. Mulai dari biota lautnya yang beragam, kondisi terumbu karangnya yang masih terawat hingga kualitas air lautnya yang masih alami. Walaupun memiliki begitu banyak keindahan, belum banyak orang yang mengetahui tempat ini.

Trasportasi

Dari Jakarta langsung saja menuju Bandara Pattimura Ambon, setelah sampai disana Anda dapat melanjutkan perjalanan ke Tulehu, untuk menyebrang ke Amahai menggunakan kapal cepat. Masalah tempat tinggal tidak terlalu sulit, karena di Masohi sudah ada banyak hotel dan penginapan yang tersedia dan mudah sekali untuk ditemui. #AyoKeMaluku


referensi
google.com
wikipedia.com
mondeck.net