Baronda Maluku | Maluku Baronda

Informasi Wisata Khususnya di Provinsi Maluku dan Maluku Utara

Showing posts with label Maluku. Show all posts

Wednesday, October 08, 2014

Gereja Tua Imanuel - Desa Hila

No comments :
Gereja Tua Imanuel - Desa Hila

Gereja Tua Imanuel merupakan salah satu dari sekian banyak bukti peniggalan sejarah yang berada di Maluku. Gereja ini terletak di Desa Hila, Kecamatan Salahutu Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, yang berjarak sekitar 42km dari pusat kota Ambon. Gereja ini dibangun pada tahun 1659 dan merupakan bangunan gereja tertua di Provinsi Maluku.

Bangunan bersejarah ini terlihat sangat sederhana, dindingnya terbuat dari kayu yang di cat putih dengan atap rumbia dan sebuah tiang lonceng yang menghiasi halamannya. Desain dalam gedungnya pun sangat sederhana dengan sebuah mimbar yang menghadap 2 barisan kursi yang berjajar ke belakang dan sebuah ruangan kecil bagi pendeta. Gereja ini sempat mengalami kerusakan akibat perang saudara yang terjadi di Provinsi Maluku pada tahun 1999. Dan setelah angin perdamaian mulai tertiup di Maluku, gereja ini kembali dibangun dengan arsitektur dan bentuk yang sama.

Gereja Tua Imanuel - Desa Hila

Untuk mengunjungi gereja ini Anda tidak dipungut biaya sepeserpun, namun Anda wajib mengisi buku tamu dan sebuah kotak persembahan sebagai bentuk soladaritas untuk membantu perawatan gereja ini. #AyoKeMaluku


referensi :
noerz-muakrim.blogspot.com
achendresthy-03-virgo.blogspot.com
travellermeds.blogspot.com

Wednesday, August 06, 2014

Benteng Amsterdam - Bukti Peninggalan VOC

No comments :
Benteng Amsterdam - Bukti Peningalan VOC
source: https://www.flickr.com/photos/p3nnylan3
Jika Anda baronda ke Maluku, jangan hanya menikmati keindahan pantai, pulau dan alamnya saja. Di Maluku juga terdapat bangunan-bangunan bersejarah yang wajib Anda kunjungi. Benteng Amsterdam merupakan salah satu dari sekian banyak bukti peninggalan sejarah yang berada di Maluku. Benteng ini terletak di perbatasan antara Negeri Hila dan Negeri Kaitetu, Kecamatan Salahutu Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, yang berjarak sekitar 42 km dari pusat kota Ambon.

Benteng Amsterdam - Bukti Peninggalan VOCBenteng ini menjadi saksi sejarah pertempuran antara pahlawan Indonesia melawan VOC. Benteng ini juga merupakan tempat berlindung VOC yang pada saat itu berada di Ambon. Benteng ini terletak ditepi pantai yang sangat tenang dan indah. Atapnya yang berwarna merah mencolok menjadi daya tarik tersendiri karena sangat kontras dan berlawanan dengan warna biru air laut yang ada disekitarnya. Hal inilah yang membuat benteng Amsterdam menjadi daya tarik bagi masyarakat.

Pada saat hari libur maupun hari biasa benteng ini selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara untuk sekedar melihat jejak peninggalan sejarah. Untuk menuju ke Benteng Amsterdam Anda bisa menggunakan angkutan umum, maupun kendaraan pribadi sekitar 1 jam perjalan.#AyoKeMaluku



referensi
rekomendasiwisata.com
wisatamelayu.com

Sunday, August 03, 2014

Taman Laut Manuala - Surga Diving Di Maluku

No comments :
Taman Laut Manuala - Surga Diving Di Maluku
source: rekomendasiwisata.com
Maluku masih menyimpan sejuta keindahan alam yang masih belum terjamah. Khususnya pulaunya, pantai, laut dan masih banyak lagi lainnya. Salah satu destinasi wisata bawah laut yang berada di Maluku yaitu Taman Laut Manuala. Pemandangan taman laut ini sangatlah mempesona dan eksostis, bahkan masih sangat alami dan belum terjamah oleh manusia.

Menurut para penyelam yang pernah kesini, mereka mengatakan bahwa taman laut ini terbaik setelah Bunaken. Taman laut ini bisa Anda nikmati di tiga pulau yaitu, Manuala Beach, Pulau Banda dan Pulau Tiga. Keindahan bawah lautnya tidak kalah indah dengan taman laut lainnya di Indonesia Timur. Di taman laut ini Anda akan menemukan keindahan bawah laut yang beragam mulai dari terumbu karang yang eksotik, aneka satwa yang hidup selaras bahkan berdampingan secara alami.

Taman Laut Manuala - Surga Diving Di Maluku
source: rekomendasiwisata.com
Dan jika Anda mengunjungi Taman Laut Manuala tolong dijaga ya jangan dirusakin, karena taman laut ini merupakan aset pariwisata di Maluku bahkan di Indonesia.#AyoKeMaluku


referensi
travelmatekamu.com
rekomendasiwisata.com

Friday, July 25, 2014

Kolam Waisalaka - Habitatnya Morea (Belut) Raksasa Di Waai

No comments :
Kolam Waesalaka - Habitatnya Morea (Belut) Raksasa Di Waai
source: flicker/eliku
Maluku tidak hanya memiliki keindahan pulau, pantai dan lautnya saja. Tetapi Maluku juga mempunyai destinasi wisata tradisional yang begitu mempesona, salah satunya yaitu wisata Kolam Waesalaka. Di Kolam ini hidup berbagai macam jenis ikan tawar yang dipelihara oleh penduduk setempat. Namun yang menarik dari kolam ini adalah terdapat ratusan ekor Belut Raksasa atau warga setempat menyebutnya Morea, yang sangat jinak dan dapat dikendalikan oleh pawangnya.

Morea (red belut) ini hidup dan bersembunyi di goa-goa yang berada disekitar kolam, dan akan keluar jika dipanggil oleh sang pawang. Ukuran hewan ini tak tanggung-tanggung ada yang berukuran 1 sampai 2 meter, bahkan ada yang sebesar batang paha orang dewasa. Menurut mitos yang beredar bahwa jika Anda memegang Morea (red belut) ini Anda akan mudah bertemu jodoh atau cepat nemuin jodoh.

Namun sampai saat ini belum ada yang tahu pasti kapan dan dari mana asal usul hewan ini sampai bisa berada di kolam Waai ini. Tetapi menurut cerita warga setempat bahwa ratusan tahun lalu tombak sakti yang dilemparkan dari gunung Salahutu menancap di lokasi ini, yang ketika dicabut keluar mata air dan sejak itulah hewan ini berada di kolam tersebut.

Untuk menuju tempat ini Anda harus menuju ke Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah yang berjarak sekitar 30 menit dari pusat kota Ambon. #AyoKeMaluku

referensi
mondeck.net
travelingsuport.blogspot.com

Saturday, July 05, 2014

Sibu-Sibu Cafe - Tempat Ngopi di Kota Ambon

No comments :
Sibu-Sibu Cafe - Tempat Ngopi di Kota Ambon
source: google.com
Kota Ambon merupakan pintu gerbang masuk menuju ke keindahan Maluku. Jadi sebelum memulai petualangan Anda, sempatkan diri untuk mengekplorasi Kota Ambon. Di kota ini, terdapat banyak hal yang bisa dikunjungi dan dilihat, salah satunya adalah sibu-sibu cafe. "Belum ke Maluku, kalau belum mampir ke sibu sibu", ini adalah bunyi mantra untuk menarik perhatian setiap orang yang berkunjung atau hendak berkunjung ke Maluku.

Sibu Sibu Cafe atau juga dikenal dengan Walang Kopi Sibu Sibu, berdiri pada awal april 2006 yang merupakan wujud kecintaan seorang perempuan asli Maluku yang bernama June Manuhut terhadap seni dan budaya serta tanah Maluku. Sibu Sibu atau dalam bahasa Maluku "angin sepoi sepoi" atau dalam bahasa Ambon Melayu disebut "Hail Buang Lansyik" yang berarti rumah tempat melepas suntuk. Cafe ini adalah tempat yang tepat untuk bersantai dan bercengkrama dengan teman-teman Anda.

Sibu-Sibu Cafe - Tempat Ngopi di Kota Ambon
source: indonesia.travel
Cafe ini bukan sekedar cafe biasa, namun merupakan media presentasi dari seni dan budaya Maluku. Cafe ini jika dilihat dari luar kelihatan biasa-biasa saja, namun ketika Anda melangkahkan kaki kedalam maka Anda akan disambut oleh jojaro-jojaro (pelayan) berbaju cele dan dimanjakan dengan interior cafe yang unik dengan perpaduan etnik dan nostalgia tahun 80-an dan 90-an. Pajangan dan kursi-kursi di cafe ini bernuansa etnik sedangkan dinding yang berwarna hijau serta dihiasi dengan foto-foto musisi/artis bahkan tokoh terkenal yang berdarah Maluku. Seperti Daniel Sahuleka, Glen Fredly, Vengaboys, Broery Marantika dan lainnya.

Di cafe ini Anda dapat menikmati secangkir kopi hangat yang ditemani musik Maluku yang dibawakan penyanyi Maluku dari segala zaman mulai dari tahun 70-an sampai sekarang. Cafe ini memiliki koleksi musik seperti Hawaiin, pop, jazz, dan folks. Dari pagi hingga malam cafe selalu ramai dikunjungi dan tidak pernah sepi.

Salah satu menu utama dan yang paling dicari di cafe ini adalah Kopi Rarobang. Kopi ini terbuat dari biji kopi robusta yang diolah secara tradisional dan dicampur dengan bubuk cengkeh, jahe dan ditaburi kacang kenari sebagai toping. Campuran dari bahan-bahan ini menghasilkan aroma kopi yang unik dan tidak akan bisa Anda lupakan.

Sibu-Sibu Cafe - Tempat Ngopi di Kota Ambon
source: indonesia.travel




















Anda dapat menikmati kopi Rarobang dengan harga Rp.15.000;- saja. Jika ingin menikmati kopi ini sebaiknya ditemani dengan makanan tradisional Ambon seperti kasbi, bruder sageru, koyabu, pulut siram dan pulut unti. Selain itu Anda juga dapat memesan berbagai juice dan cemilan di cafe ini. Anda juga dapat membeli souvenir khas Maluku atau kopi rarobang yang sudah dikemas dalam bungkus sebagai buah tangan Anda.

Transportasi menuju Sibu-Sibu Cafe sangatlah mudah, angkutan umum setiap hari melintasi depan cafe ini yang terletak di jalan Said Parintah No.47A, Kota Ambon. #AyoKeMaluku



referensi
indonesia.travel

Wednesday, July 02, 2014

Pulau Pombo - Surga Tak Berpenghuni Yang Eksotis

No comments :
Pulau Pombo - Surga Tak Berpenghuni Yang Eksotis
source: facebook/maluku-satu-darah
Pulau Pombo adalah salah satu pulau yang tidak berpenghuni yang terletak di Teluk Haruku, Provinsi Maluku. Secara geografis pulau ini berada diantara Pulau Ambon dan Pulau Haruku. Namun secara administratif seluruh kawasan pulau ini masuk ke dalam wilayah Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah.

Pulau ini dikenal juga sebagai Pulau Merpati, karena menurut warga setempat kata 'pombo' barasal dari bahasa Portugis yang berarti 'Merpati'. Luas pulau ini sekitar 2 hingga 3 hektar. Anda dapat berjalan menglilingi pulau ini dengan berjalan kaki selama 1 jam dengan merasakan sensasi angin laut yang menerpa rambut Anda.

Apabila Anda seorang yang berjiwa petualang maka Anda dapat mencoba untuk berkemping di pulau ini untuk menikmati kesejatian hidup di alam bak terasing di pulau yang indah ini. Bagi Anda yang pecinta wisata bahari, pulau ini sangtlah cocok untuk Anda. Pulau ini menawarkan keindahan bawah laut yang tak kalah indah dengan pulau lainnya di Provinsi Maluku. Anda dapat menyaksikan keindahan biota laut yang beragam serta berbagai macam jenis ikan. Anda juga akan menemukan berbagai jenis batu karang dengan bentuk yang unik serta rumput laut yang bergoyang-goyang kesana kemari mengikuti arus laut.

Pulau Pombo - Surga Tak Berpenghuni Yang Eksotis
source: google.com
Kawasan pulau ini juga telah dijadikan tempat penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan budidaya bawah laut. Untuk menuju pulau ini Anda dari Ambon ke Tulehu atau Waai bisa juga ke Liang melalui jalur darat sekitar1 jam perjalanan. Selanjutnya menggunakan speedboat ke Pulau Pombo, atau dari Waai bisa juga dari Liang sekitar 20 menit.

Apabila Anda ingin berkemping di pulau ini sebaiknya Anda membawa semua perlengkapan mulai dari pakaian, perlatan snorkeling, peralatan menyelam, makanan dan minuman, hingga obat-obatan. Di pulau ini tidak terdapat homestay atau tempat tinggal, karena pulau ini tidak berpenghuni alias kosong. #AyoKeMaluku


referensi
indonesia.travel

Saturday, June 21, 2014

Pantai Namalatu - Satu lagi Pantai Eksotis di Ambon Manise

No comments :
Pantai Namalatu - Satu lagi Pantai Eksotis di Ambon Manise
source: google.co.id
Ambon begitu banyak menyimpan keindahan tersembunyi yang sayang jika Anda lewatkan. Hal ini terlihat dari keberadaan Provinsi Maluku yang terdiri dari banyak pulau dengan keindahan laut dan daratnya. Setelah pantai Liang dan Pantai Natsepa yang sudah cukup terkenal, pantai Namalatu juga merupakan salah satu wisata bahari yang wajib Anda kunjungi.

Pantai Namalatu terletak di desa Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Provinsi Maluku. Pantai ini berjarak 15 km dari pusat kota Ambon. Di pantai ini terdapat batu karang yang berwarna kecoklatan dan ditemani oleh pohon kelapa yang berjejer di pinggir pantai yang melambai jika tertiup angin laut.

Di sini Anda bisa memancing, berenang, snorkeling maupun diving. Pantai ini juga menyajikan surga bawah laut yang bagitu indah. Di pantai ini juga terdapat terumbu karang dan berbagai macam jenis ikan dengan corak yang beragam dan berbagai jenis biota lautnya. Airnya yang begitu jernih, sangat cocok untuk Anda yang ingin memotret keindahan terumbu karangnya.

Pantai Namalatu - Satu lagi Pantai Eksotis di Ambon Manise
source: google.co.id
Bagi Anda ingin menginap, di pantai ini juga sudah disediakan home stay yang bisa Anda sewa dengan harga yang terjangkau. Jadi Anda tidak perlu khawatir soal tempat tinggal.

Untuk menuju pantai ini, Anda bisa menumpang angkutan umum yang beroperasi hingga jam 17:00 dengan tarif harga Rp.5.000;- untuk sekali jalan. Akomodasi lain Anda bisa juga menggunakan jasa angkutan ojek untuk ke pantai Namalatu dengan tarif harga yang lumayan mahal yaitu Rp.80.000;- untuk sekali jalan. 
Bagi Anda yang butuh jasa pemandu, kami rekomendasikan kawan kami Rudi Fofid, Anda dapat menghubunginya lewat email: rudifofid@gmail.com #AyoKeMaluku



referensi
mondeck.net
google.com

Wednesday, June 18, 2014

Keunikan Pintu Kota Ambon - Lubang yang Berbentuk Persegi Empat

No comments :
Keunikan Pintu Kota Ambon - Lubang yang Berbentuk Persegi Empat
source:google.co.id
Mendengar kata Pintu Kota bagi Anda yang awam tentang kota Ambon akan menilai Pintu Kota adalah pintu masuk ke kawasan kota. Tetapi yang sebenarnya adalah Pintu Kota merupakan salah satu destinasi wisata yang tidak boleh dilewatkan jika Anda berkunjung ke Maluku. Pintu Kota Ambon terletak di desa Airlouw, berjarak sekitar 20 km dari kota Ambon, atau sekitar 30 menit perjalanan dengan menggunakan kendaraan.

Setelah sampai di kawasan wisata Pintu Kota, Anda akan melihat sebuah karang raksasa yang menjorok ke laut dan memiliki lubang besar yang menyerupai pintu dibawahnya. Dari lubang bersegi empat itulah Anda dapat melihat pemandangan indah dari Teluk Ambon, dari lubang persegi empat itu pula Anda bisa memperhatikan hilir mudik kapal yang akan memasuki kota Ambon.

Keunikan Pintu Kota Ambon - Lubang yang Berbentuk Persegi Empat
source: google.co.id
Diatas dataran perbukitan telah disediakan delapan unit tempat berteduh (shelter, sehingga sangat strategis bagi Anda yang ingin duduk santai sambil menikmati indahnya Lautan Banda. Lokasi ini juga menyediakan lahan parkir yang sangat cukup luas. Tiket masuk kawasan wisata ini juga cukup murah, yaitu Rp.2.000;-/orang, dan Rp.10.000;- untuk parkir mobil.

Selain untuk tempat wisata Pintu Kota juga sering digunakan untuk acara pemotretan prewedding, modeling, fashion, dan juga produk iklan atau film. #AyoKeMaluku


referensi
google.co.id


Indahnya Pantai Natsepa - Sambil Menikmati Rujaknya yang Legendaris

No comments :
Indahnya Pantai Natsepa - Sambil Menikmati Rujaknya yang Legendaris
source: yukpegi.com
Pantai Natsepa merupakan salah satu obyek wisata di kota Ambon, setelah pantai Hunimia atau pantai Liang. Pantai ini terletak di desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Pulau Ambon dan berjarak 18 km dari pusat kota Ambon.

Pantai ini merupakan salah satu primadona pantai yang berada di Maluku. Pantai ini menawarkan panorama pantai yang indah, laut biru yang tenang, dan pasir putih yang membentang membuatnya semakin mempesona.

Untuk menuju pantai Natsepa sangatlah mudah, cukup menggunakan kendaraan umum atau kendaraan pribadi dari kota Ambon menuju ke desa Suli. Dengan jarak tempuh sekitar 30 menit dari kota Ambon, membuatnya menjadi lokasi favorit penduduk kota Ambon.

Indahnya Pantai Natsepa - Sambil Menikmati Rujaknya yang Legendaris
source: wego.co.id
Selain memiliki keindahan pantai yang amat cantik, dipantai ini juga Anda akan menemukan sajian kuliner yang mungkin belum Anda jumpai di tempat wisata lainnya. Rujak Natsepa adalah salah satu kuliner yang sudah cukup lama terkenal dikalangan masyarakat kota Ambon. Sebenarnya rujak ini sama saja dengan rujak buah lainnya, namun kelebihan dari rujak ini terdapat pada penggunaan kacangnya. Dimana, kacangnya dibuat menggunakan kulitnya.

Bahkan cara pengulekan bumbu dari rujak ini dihaluskan hanya dengan enam kali ulekan saja. Bumbu rujak ini memang sengaja dibuat tidak terlalu halus, karena sensasi kacangnya menjadi nilai plus dalam menyantap rujak ini. Buah-buahan segar seperti kedondong, jambu, nanas, pepaya matang, menjadi pelengkap rujak ini. Harganya cukup murah yaitu Rp.8.000;-/porsi.

Indahnya Pantai Natsepa - Sambil Menikmati Rujaknya yang Legendaris
source: yukpegi.com
Orang Ambon bilang, belum ke Ambon jika belum berenang di Natsepa, artinya jika Anda berkunjung ke Ambon jangan sampai tidak berendam diri ke Natsepa. Harga tiket masuk sangatlah murah, yaitu Rp.1.000;- dan Rp.2.500;- untuk sekali parkir.

Pada sore hari, ketika air laut mulai pasang, Anda bisa menyewa perahu menyusuri sepanjang pantai untuk melihat para pekerja mengangkut tripleks menuju pabrik tripleks Batu Gong, yang letaknya persis di seberang pantai Natsepa. Harga untuk menyewa perahu tidak terlalu mahal yaitu Rp.20.000:-. Perahu ini bermuatan 15-20 orang, Anda juga bisa menyewa seorang pendayung yang cukup di bayar dengan sebungkus rokok atau uang seadaanya saja.

Di pantai Natsepa, Anda bisa bermain dengan ombak yang tidak terlalu besar, atau berjalan-jalan di tepi pantai sambli menunggu matahari terbenam. #AyoKeMaluku


referensi
wego.co.id
google.com

Menikmati eksotisnya - Pantai Liang di Ambon

No comments :
Menikmati eksotisnya - Pantai Liang di Ambon
source: google.com
Pantai Hunimia atau paling dikenal dengan sebutan Pantai Liang, pantai ini terletak di desa Liang, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah, Provinsi Maluku. Keunikan dari pantai ini adalah pernah dinobatkan oleh UNDB dan PBB sebagai salah satu pantai terindah di Indonesia pada tahun 1990 dan selalu menjadi incaran para investor asing.

Pantai dengan sejuta pesona yang eksotis ini membuat berbagai wisatawan asing menjadikan wisata alam ini sebagai tujuan wisata mereka. Para turis asing tersebut kebanyakan datang dari benua Eropa, selain dari benua Eropa ada juga para turis yang datang dari Kanada dan Australia.

Lokasi pantai ini berada sekitar 40 km dari Bandar Udara Internasional Pattimura. Memasuki kawasan  pantai ini Anda akan ditawarkan oleh kemilau pasir putih yang memanjang sepanjang 1 km yang akan mengkilau jika terkena sinar matahari. Dipinggiran pantai terdapat pohon-pohon yang rindang, yang bisa Anda manfaatkan untuk berteduh sejenak sambil menikmati rujak khas Maluku. Dermaga adalah tempat yang cocok untuk menikmati terumbu karangnya. Jika Anda ingin lebih puas lagi, Diving adalah keputusan yang tepat untuk Anda. Memang fasilitas olahraga air di pantai ini tidak tersedia seperti di Bali atau Lombok. Namun, kecantikan alami di pantai ini tidak kalah dari pantai-pantai lainnya.

Menikmati eksotisnya Liang Beach di Ambon
source:google.co.id
Pantai ini selalu ramai pengunjung pada saat liburan, jika Anda tidak terlalu suka keramaian datanglah pada saat hari libur atau jam kerja. Waktu yang tepat jika Anda ingin berkunjung ke pantai ini pada saat laut teduh dan tidak berangin. Hindari berkunjung pada saat angin barat atau angin timur, karena pada saat itu laut berombak dan membuat pantai keruh. Jika Anda ingin berkunjung pilihlah bulan-bulan tenang seperti September-November atau April-Mei.

Tidak ada penginapan layak huni di areal wisata pantai ini. Namun, jika Anda bersikeras untuk menginap di pantai Liang, cukup sediakan tenda dan meminta ijin kepada penjaga setempat. Atau, Anda juga bisa mencoba untuk menyewa kamar penduduk disekitar pantai Liang. #AyoKeMaluku



referensi
nuswantaranews.blogspot.com
google.com

Friday, January 31, 2014

AMBON MANISE - Kota Yang Sama Manis Dengan Namanya

Ambon Manise - kota yang sama manis dengan namanya
source: google.co.id
Kota Ambon atau Amboina atau Ambonese atau Amq adalah sebuah kota sekaligus ibu kota dari provinsi Maluku. Menyebut ungkapan Ambon Manise sejatinya tepat bila diasosiasikan dengan wanita dan pria suku Ambon yang berparas cantik dan rupawan. Sebutan itu bukan tanpa alasan, dan pasti karena alamnya yang subur, berlimpah kekayaan di setiap dalamnya akar yang menamcap, tingginya dahan dan ranting yang menjalar, termahsyur hingga sisi daratan dan lautan di tanah Asia, Arab, Afrika dan Eropa. Belum lagi warna dan bentuk biota lautnya yang tak berbanding, nampak dari tepian perahu kayu, atau saat ada di kedalaman palungnya yang curam. Ambon, Maluku adalah bagian dari serambi pintu wisata timur Indonesia.

source: google.co.id















Karena letaknya secara goegrafis yang dikelilingi lautan, menjadikan Ambon salah satu destinasi wisata bahari yang indah dan penuh dengan keunikan hampir di setiap desanya. Keindahannya pun tampak terlihat di setiap pantai-pantai Ambon yang memiliki karakter berbeda-beda dengan pantai lainnya. Seperti, pantai Pintu Kota yang berlokasi di Desa Airlouw, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Pantai Pintu Kota dahulunya dijadikan sebagai tanda pintu masuk kapal-kapal yang akan berlabuh di Kota Ambon. Sebagai tandanya, tampak sebuah lubang besar berbentuk layaknya pintu dibebatuan cadas nan tinggi. Tak hanya itu, di pantai ini terhampar barbatuan mulai dari ukuran besar sampai kecil memiliki karakter warna cukup menarik. Biasanya batu-batuan ini sebagian orang menjadikan baru cincin, manik-manik ataupun aksesoris perhiasan lainnya.

Ambon sempat diguncang kerusuhan sosial bermotifkan SARA antara tahun 1999-2002, namun sekarang Ambon Manise sudah berbenah diri menjadi kota yang ramah dan damai di Indonesia. Untuk itu dunia memberikan suatu tanda penghargaan berupa Gong Perdamaian Dunia (World Peace Gong) yang diletakan di Ambon City Centre (ACC).

Berjalan-jalan di kitaran Kota Ambon tidak akan membosankan selama Anda diliputi rasa ingin tahu yang mengusik. Singgahi beberapa titik penting bagi pelancong dan petualang, seperti :

  • Patung Pattimura, sang pahlawan Maluku, di lapanan Mardeka
  • Patung Martha Christina Tiahahu, sang pejuang wanita Maluku, di Karang Panjang (Karpan)
  • Patung Missionaries Franciscus Xaverius di Batu Meja
  • Tugu Dolan di Kuda Mati
  • Tugu Trikora di Urimesing
  • Benteng Victoria di Belakang Kota
  • Museum Siwa Lima di Taman Makmur
  • Monumen Rumphius di Batu Meja
  • Pantai Namalatu di Latuhalat 
  • Pantai Natsepa Indah di Natsepa
  • Pantai Santai Latuhalat
  • Pantai Liang
  • Pintu Kota di Airlouw
  • Sibu-Sibu Cafe di Kota Ambon
  • Goa V.O.C Bunker di Benteng Atas
  • Wolrd Peace Gong (Gong Perdamaian Dunia)


referensi
wikipedia.com
google.co.id