Showing posts with label Maluku. Show all posts
Wednesday, October 08, 2014
Gereja Tua Imanuel - Desa Hila
Gereja Tua Imanuel merupakan salah satu dari sekian banyak bukti peniggalan sejarah yang berada di Maluku. Gereja ini terletak di Desa Hila, Kecamatan Salahutu Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah, yang berjarak sekitar 42km dari pusat kota Ambon. Gereja ini dibangun pada tahun 1659 dan merupakan bangunan gereja tertua di Provinsi Maluku.
Bangunan bersejarah ini terlihat sangat sederhana, dindingnya terbuat dari kayu yang di cat putih dengan atap rumbia dan sebuah tiang lonceng yang menghiasi halamannya. Desain dalam gedungnya pun sangat sederhana dengan sebuah mimbar yang menghadap 2 barisan kursi yang berjajar ke belakang dan sebuah ruangan kecil bagi pendeta. Gereja ini sempat mengalami kerusakan akibat perang saudara yang terjadi di Provinsi Maluku pada tahun 1999. Dan setelah angin perdamaian mulai tertiup di Maluku, gereja ini kembali dibangun dengan arsitektur dan bentuk yang sama.
Untuk mengunjungi gereja ini Anda tidak dipungut biaya sepeserpun, namun Anda wajib mengisi buku tamu dan sebuah kotak persembahan sebagai bentuk soladaritas untuk membantu perawatan gereja ini. #AyoKeMaluku
referensi :
noerz-muakrim.blogspot.com
achendresthy-03-virgo.blogspot.com
travellermeds.blogspot.com
Wednesday, August 06, 2014
Benteng Amsterdam - Bukti Peninggalan VOC
![]() |
| source: https://www.flickr.com/photos/p3nnylan3 |
Benteng ini menjadi saksi sejarah pertempuran antara pahlawan Indonesia melawan VOC. Benteng ini juga merupakan tempat berlindung VOC yang pada saat itu berada di Ambon. Benteng ini terletak ditepi pantai yang sangat tenang dan indah. Atapnya yang berwarna merah mencolok menjadi daya tarik tersendiri karena sangat kontras dan berlawanan dengan warna biru air laut yang ada disekitarnya. Hal inilah yang membuat benteng Amsterdam menjadi daya tarik bagi masyarakat.Pada saat hari libur maupun hari biasa benteng ini selalu ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara untuk sekedar melihat jejak peninggalan sejarah. Untuk menuju ke Benteng Amsterdam Anda bisa menggunakan angkutan umum, maupun kendaraan pribadi sekitar 1 jam perjalan.#AyoKeMaluku
referensi
rekomendasiwisata.com
wisatamelayu.com
Sunday, August 03, 2014
Taman Laut Manuala - Surga Diving Di Maluku
![]() |
| source: rekomendasiwisata.com |
Menurut para penyelam yang pernah kesini, mereka mengatakan bahwa taman laut ini terbaik setelah Bunaken. Taman laut ini bisa Anda nikmati di tiga pulau yaitu, Manuala Beach, Pulau Banda dan Pulau Tiga. Keindahan bawah lautnya tidak kalah indah dengan taman laut lainnya di Indonesia Timur. Di taman laut ini Anda akan menemukan keindahan bawah laut yang beragam mulai dari terumbu karang yang eksotik, aneka satwa yang hidup selaras bahkan berdampingan secara alami.
![]() |
| source: rekomendasiwisata.com |
Dan jika Anda mengunjungi Taman Laut Manuala tolong dijaga ya jangan dirusakin, karena taman laut ini merupakan aset pariwisata di Maluku bahkan di Indonesia.#AyoKeMaluku
referensi
travelmatekamu.com
travelmatekamu.com
rekomendasiwisata.com
Friday, July 25, 2014
Kolam Waisalaka - Habitatnya Morea (Belut) Raksasa Di Waai
![]() |
| source: flicker/eliku |
Morea (red belut) ini hidup dan bersembunyi di goa-goa yang berada disekitar kolam, dan akan keluar jika dipanggil oleh sang pawang. Ukuran hewan ini tak tanggung-tanggung ada yang berukuran 1 sampai 2 meter, bahkan ada yang sebesar batang paha orang dewasa. Menurut mitos yang beredar bahwa jika Anda memegang Morea (red belut) ini Anda akan mudah bertemu jodoh atau cepat nemuin jodoh.
Namun sampai saat ini belum ada yang tahu pasti kapan dan dari mana asal usul hewan ini sampai bisa berada di kolam Waai ini. Tetapi menurut cerita warga setempat bahwa ratusan tahun lalu tombak sakti yang dilemparkan dari gunung Salahutu menancap di lokasi ini, yang ketika dicabut keluar mata air dan sejak itulah hewan ini berada di kolam tersebut.
Untuk menuju tempat ini Anda harus menuju ke Desa Waai, Kecamatan Salahutu, Maluku Tengah yang berjarak sekitar 30 menit dari pusat kota Ambon. #AyoKeMaluku
referensi
mondeck.net
travelingsuport.blogspot.com
Saturday, July 05, 2014
Sibu-Sibu Cafe - Tempat Ngopi di Kota Ambon
![]() |
| source: google.com |
Sibu Sibu Cafe atau juga dikenal dengan Walang Kopi Sibu Sibu, berdiri pada awal april 2006 yang merupakan wujud kecintaan seorang perempuan asli Maluku yang bernama June Manuhut terhadap seni dan budaya serta tanah Maluku. Sibu Sibu atau dalam bahasa Maluku "angin sepoi sepoi" atau dalam bahasa Ambon Melayu disebut "Hail Buang Lansyik" yang berarti rumah tempat melepas suntuk. Cafe ini adalah tempat yang tepat untuk bersantai dan bercengkrama dengan teman-teman Anda.
![]() |
| source: indonesia.travel |
Di cafe ini Anda dapat menikmati secangkir kopi hangat yang ditemani musik Maluku yang dibawakan penyanyi Maluku dari segala zaman mulai dari tahun 70-an sampai sekarang. Cafe ini memiliki koleksi musik seperti Hawaiin, pop, jazz, dan folks. Dari pagi hingga malam cafe selalu ramai dikunjungi dan tidak pernah sepi.
Salah satu menu utama dan yang paling dicari di cafe ini adalah Kopi Rarobang. Kopi ini terbuat dari biji kopi robusta yang diolah secara tradisional dan dicampur dengan bubuk cengkeh, jahe dan ditaburi kacang kenari sebagai toping. Campuran dari bahan-bahan ini menghasilkan aroma kopi yang unik dan tidak akan bisa Anda lupakan.
![]() |
| source: indonesia.travel |
Anda dapat menikmati kopi Rarobang dengan harga Rp.15.000;- saja. Jika ingin menikmati kopi ini sebaiknya ditemani dengan makanan tradisional Ambon seperti kasbi, bruder sageru, koyabu, pulut siram dan pulut unti. Selain itu Anda juga dapat memesan berbagai juice dan cemilan di cafe ini. Anda juga dapat membeli souvenir khas Maluku atau kopi rarobang yang sudah dikemas dalam bungkus sebagai buah tangan Anda.
Transportasi menuju Sibu-Sibu Cafe sangatlah mudah, angkutan umum setiap hari melintasi depan cafe ini yang terletak di jalan Said Parintah No.47A, Kota Ambon. #AyoKeMaluku
referensi
indonesia.travel
Wednesday, July 02, 2014
Pulau Pombo - Surga Tak Berpenghuni Yang Eksotis
![]() |
| source: facebook/maluku-satu-darah |
Pulau ini dikenal juga sebagai Pulau Merpati, karena menurut warga setempat kata 'pombo' barasal dari bahasa Portugis yang berarti 'Merpati'. Luas pulau ini sekitar 2 hingga 3 hektar. Anda dapat berjalan menglilingi pulau ini dengan berjalan kaki selama 1 jam dengan merasakan sensasi angin laut yang menerpa rambut Anda.
Apabila Anda seorang yang berjiwa petualang maka Anda dapat mencoba untuk berkemping di pulau ini untuk menikmati kesejatian hidup di alam bak terasing di pulau yang indah ini. Bagi Anda yang pecinta wisata bahari, pulau ini sangtlah cocok untuk Anda. Pulau ini menawarkan keindahan bawah laut yang tak kalah indah dengan pulau lainnya di Provinsi Maluku. Anda dapat menyaksikan keindahan biota laut yang beragam serta berbagai macam jenis ikan. Anda juga akan menemukan berbagai jenis batu karang dengan bentuk yang unik serta rumput laut yang bergoyang-goyang kesana kemari mengikuti arus laut.
![]() |
| source: google.com |
Apabila Anda ingin berkemping di pulau ini sebaiknya Anda membawa semua perlengkapan mulai dari pakaian, perlatan snorkeling, peralatan menyelam, makanan dan minuman, hingga obat-obatan. Di pulau ini tidak terdapat homestay atau tempat tinggal, karena pulau ini tidak berpenghuni alias kosong. #AyoKeMaluku
referensi
indonesia.travel
Saturday, June 21, 2014
Pantai Namalatu - Satu lagi Pantai Eksotis di Ambon Manise
![]() |
| source: google.co.id |
Ambon begitu banyak menyimpan keindahan tersembunyi yang sayang jika Anda lewatkan. Hal ini terlihat dari keberadaan Provinsi Maluku yang terdiri dari banyak pulau dengan keindahan laut dan daratnya. Setelah pantai Liang dan Pantai Natsepa yang sudah cukup terkenal, pantai Namalatu juga merupakan salah satu wisata bahari yang wajib Anda kunjungi.
Pantai Namalatu terletak di desa Latuhalat, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon, Provinsi Maluku. Pantai ini berjarak 15 km dari pusat kota Ambon. Di pantai ini terdapat batu karang yang berwarna kecoklatan dan ditemani oleh pohon kelapa yang berjejer di pinggir pantai yang melambai jika tertiup angin laut.
Di sini Anda bisa memancing, berenang, snorkeling maupun diving. Pantai ini juga menyajikan surga bawah laut yang bagitu indah. Di pantai ini juga terdapat terumbu karang dan berbagai macam jenis ikan dengan corak yang beragam dan berbagai jenis biota lautnya. Airnya yang begitu jernih, sangat cocok untuk Anda yang ingin memotret keindahan terumbu karangnya.
![]() |
| source: google.co.id |
Bagi Anda ingin menginap, di pantai ini juga sudah disediakan home stay yang bisa Anda sewa dengan harga yang terjangkau. Jadi Anda tidak perlu khawatir soal tempat tinggal.
Untuk menuju pantai ini, Anda bisa menumpang angkutan umum yang beroperasi hingga jam 17:00 dengan tarif harga Rp.5.000;- untuk sekali jalan. Akomodasi lain Anda bisa juga menggunakan jasa angkutan ojek untuk ke pantai Namalatu dengan tarif harga yang lumayan mahal yaitu Rp.80.000;- untuk sekali jalan.
Bagi Anda yang butuh jasa pemandu, kami rekomendasikan kawan kami Rudi Fofid, Anda dapat menghubunginya lewat email: rudifofid@gmail.com #AyoKeMaluku
referensi
mondeck.net
google.com
referensi
mondeck.net
google.com
Wednesday, June 18, 2014
Keunikan Pintu Kota Ambon - Lubang yang Berbentuk Persegi Empat
![]() |
| source:google.co.id |
Setelah sampai di kawasan wisata Pintu Kota, Anda akan melihat sebuah karang raksasa yang menjorok ke laut dan memiliki lubang besar yang menyerupai pintu dibawahnya. Dari lubang bersegi empat itulah Anda dapat melihat pemandangan indah dari Teluk Ambon, dari lubang persegi empat itu pula Anda bisa memperhatikan hilir mudik kapal yang akan memasuki kota Ambon.
![]() |
| source: google.co.id |
Selain untuk tempat wisata Pintu Kota juga sering digunakan untuk acara pemotretan prewedding, modeling, fashion, dan juga produk iklan atau film. #AyoKeMaluku
referensi
google.co.id
Indahnya Pantai Natsepa - Sambil Menikmati Rujaknya yang Legendaris
![]() |
| source: yukpegi.com |
Pantai ini merupakan salah satu primadona pantai yang berada di Maluku. Pantai ini menawarkan panorama pantai yang indah, laut biru yang tenang, dan pasir putih yang membentang membuatnya semakin mempesona.
Untuk menuju pantai Natsepa sangatlah mudah, cukup menggunakan kendaraan umum atau kendaraan pribadi dari kota Ambon menuju ke desa Suli. Dengan jarak tempuh sekitar 30 menit dari kota Ambon, membuatnya menjadi lokasi favorit penduduk kota Ambon.
![]() |
| source: wego.co.id |
Bahkan cara pengulekan bumbu dari rujak ini dihaluskan hanya dengan enam kali ulekan saja. Bumbu rujak ini memang sengaja dibuat tidak terlalu halus, karena sensasi kacangnya menjadi nilai plus dalam menyantap rujak ini. Buah-buahan segar seperti kedondong, jambu, nanas, pepaya matang, menjadi pelengkap rujak ini. Harganya cukup murah yaitu Rp.8.000;-/porsi.
![]() |
| source: yukpegi.com |
Pada sore hari, ketika air laut mulai pasang, Anda bisa menyewa perahu menyusuri sepanjang pantai untuk melihat para pekerja mengangkut tripleks menuju pabrik tripleks Batu Gong, yang letaknya persis di seberang pantai Natsepa. Harga untuk menyewa perahu tidak terlalu mahal yaitu Rp.20.000:-. Perahu ini bermuatan 15-20 orang, Anda juga bisa menyewa seorang pendayung yang cukup di bayar dengan sebungkus rokok atau uang seadaanya saja.
Di pantai Natsepa, Anda bisa bermain dengan ombak yang tidak terlalu besar, atau berjalan-jalan di tepi pantai sambli menunggu matahari terbenam. #AyoKeMaluku
referensi
wego.co.id
google.com
Menikmati eksotisnya - Pantai Liang di Ambon
![]() |
| source: google.com |
Pantai dengan sejuta pesona yang eksotis ini membuat berbagai wisatawan asing menjadikan wisata alam ini sebagai tujuan wisata mereka. Para turis asing tersebut kebanyakan datang dari benua Eropa, selain dari benua Eropa ada juga para turis yang datang dari Kanada dan Australia.
Lokasi pantai ini berada sekitar 40 km dari Bandar Udara Internasional Pattimura. Memasuki kawasan pantai ini Anda akan ditawarkan oleh kemilau pasir putih yang memanjang sepanjang 1 km yang akan mengkilau jika terkena sinar matahari. Dipinggiran pantai terdapat pohon-pohon yang rindang, yang bisa Anda manfaatkan untuk berteduh sejenak sambil menikmati rujak khas Maluku. Dermaga adalah tempat yang cocok untuk menikmati terumbu karangnya. Jika Anda ingin lebih puas lagi, Diving adalah keputusan yang tepat untuk Anda. Memang fasilitas olahraga air di pantai ini tidak tersedia seperti di Bali atau Lombok. Namun, kecantikan alami di pantai ini tidak kalah dari pantai-pantai lainnya.
![]() |
| source:google.co.id |
Tidak ada penginapan layak huni di areal wisata pantai ini. Namun, jika Anda bersikeras untuk menginap di pantai Liang, cukup sediakan tenda dan meminta ijin kepada penjaga setempat. Atau, Anda juga bisa mencoba untuk menyewa kamar penduduk disekitar pantai Liang. #AyoKeMaluku
referensi
nuswantaranews.blogspot.com
google.com
Friday, January 31, 2014
AMBON MANISE - Kota Yang Sama Manis Dengan Namanya
![]() |
| source: google.co.id |
![]() |
| source: google.co.id |
Karena letaknya secara goegrafis yang dikelilingi lautan, menjadikan Ambon salah satu destinasi wisata bahari yang indah dan penuh dengan keunikan hampir di setiap desanya. Keindahannya pun tampak terlihat di setiap pantai-pantai Ambon yang memiliki karakter berbeda-beda dengan pantai lainnya. Seperti, pantai Pintu Kota yang berlokasi di Desa Airlouw, Kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon. Pantai Pintu Kota dahulunya dijadikan sebagai tanda pintu masuk kapal-kapal yang akan berlabuh di Kota Ambon. Sebagai tandanya, tampak sebuah lubang besar berbentuk layaknya pintu dibebatuan cadas nan tinggi. Tak hanya itu, di pantai ini terhampar barbatuan mulai dari ukuran besar sampai kecil memiliki karakter warna cukup menarik. Biasanya batu-batuan ini sebagian orang menjadikan baru cincin, manik-manik ataupun aksesoris perhiasan lainnya.
Ambon sempat diguncang kerusuhan sosial bermotifkan SARA antara tahun 1999-2002, namun sekarang Ambon Manise sudah berbenah diri menjadi kota yang ramah dan damai di Indonesia. Untuk itu dunia memberikan suatu tanda penghargaan berupa Gong Perdamaian Dunia (World Peace Gong) yang diletakan di Ambon City Centre (ACC).
Berjalan-jalan di kitaran Kota Ambon tidak akan membosankan selama Anda diliputi rasa ingin tahu yang mengusik. Singgahi beberapa titik penting bagi pelancong dan petualang, seperti :
- Patung Pattimura, sang pahlawan Maluku, di lapanan Mardeka
- Patung Martha Christina Tiahahu, sang pejuang wanita Maluku, di Karang Panjang (Karpan)
- Patung Missionaries Franciscus Xaverius di Batu Meja
- Tugu Dolan di Kuda Mati
- Tugu Trikora di Urimesing
- Benteng Victoria di Belakang Kota
- Museum Siwa Lima di Taman Makmur
- Monumen Rumphius di Batu Meja
- Pantai Namalatu di Latuhalat
- Pantai Natsepa Indah di Natsepa
- Pantai Santai Latuhalat
- Pantai Liang
- Pintu Kota di Airlouw
- Sibu-Sibu Cafe di Kota Ambon
- Goa V.O.C Bunker di Benteng Atas
- Wolrd Peace Gong (Gong Perdamaian Dunia)
referensi
wikipedia.com
google.co.id
Subscribe to:
Posts
(
Atom
)





















